Hanyut??


Assalamualaikum,

Pada mulanya lagu Hanyut ni macam ada jiwa yang sama dengan lagu Cuba. A guy is trying to say something and he keenly asking for attention. Tapi bila dah dengar hampir 13 ribu kali, Hanyut macam the opposite of Cuba, bila dengar lagi 100 kali, rasa macam Hanyut ni jawapan kepada Cuba (^____^)v

Tak pasti lelaki dalam lagu ni hanyut dalam erti kata macam mana.
Hanyut dalam erti kata tidak setiakah, hanyut dalam erti kata kurang ekspresif tentang perasaankah, hanyut dalam erti kata mengabaikan dengan urusan lainkah..

Anyway, seems like after series of hanyut, this guy finally realized what he's going to miss or what he already lost. Dah insaf lah kot. [A perfect song for a guy like this is "I Learnt from the Best" by Whitney Houston]

Dipendekkan cerita, lelaki dalam lagu ni boleh dimaafkan. Sekurang-kurangnya dia sedar dan mengakui semuanya berpunca daripada sesi hanyut tersebut dan dia minta maaf.

Tapi 1:
'Aini boleh maafkan lelaki macam ni. Tapi nak terima semula susah sikit kot. Bergantung kepada apakah sesi hanyutnya...

Tapi 2:
Lelaki dalam lagu ni ada pilihan.
You don't have to be a guy who sings this song.
You don't have to be a guy who has the possibility to sings this song.
You don't have to be a guy who may have to sings this song.


If you are in a situation to sing this, sing it from your sincere heart, once and only once.

My favorite part:
"Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku
Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu
"

Wassalam.

Hanyut
Faizal Tahir

Harus bagaimana lagi
Dan terus begini
Dengarkan aku
Lihat ke mataku

Cukup sudah kau menghukum
Salahku tetap salahku
Benarkan ku berbicara
Agar bisa pulih semua

Namun harus sampai bila
Kau kan diam seribu bahasa

Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja

Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku

Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu

Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja

Aku memang bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Dan tapi dah ku sedari
Segala perit kau lalui
Ku terlupa kau terluka

Dan memang selalu
Aku bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Meninggalkan mu
Dan tetapi itulah aku sedari
Segala perit yang kau lalui
Kerna diriku yang terus hanyut

Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja

Bagaimana ku nanti
Bila kau tak di sisi
Yang ku ada hanya kamu saja

Comments

s'luriahk said…
huhuhuhu.....

"Dan memang selalu
Aku bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Meninggalkan mu
Dan tetapi itulah aku sedari
Segala perit yang kau lalui
Kerna diriku yang terus hanyut"
'Aini said…
Hohohoho~
Rilex lahhhh :p

Popular posts from this blog

Goodbye Ben Jern

Celebrate the Love: Bones and Booth

Getting Out of the Slump