Skip to main content

Mencari Hidayah

"Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) tidak berkuasa memberi hidayah pertunjuk kepada sesiapa yang engkau kasihi (supaya ia menerima Islam), tetapi Allah jualah yang berkuasa memberi hidayah pertunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya) dan Dialah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang (ada persediaan untuk) mendapat hidayah pertunjuk (kepada memeluk Islam)."
(Al-Qasas; 56)

Assalamualaikum,

Hidayah itu milik Allah. Hatta Rasulullah sendiri meminta kepada Allah, apatah lagi kita... Aku jadi risau melihat komen-komen serta kecaman sesama umat Islam sejak akhir-akhir ini. Memanglah, hati dan mata sakit. Memanglah, kita yang tahu perlu untuk menyampaikan kepada yang kurang tahu, lebih lagi kepada yang tidak tahu. Kita menyampaikan kekecewaan, kita memberi teguran. Tapi semuanya ada cara yang lebih baik dari sudut pandangan Islam.

Bila seorang hamba Allah lain tidak mengamalkan cara hidup Islam, sepatutnya kita fikirkan kemungkinan dan bukan terus menjatuhkan hukuman. Boleh jadi sipolan tidak mendapat didikan agama yang menjadi haknya. Boleh jadi juga Allah mengujinya dengan jalan yang berliku-liku, supaya sipolan menjadi hambaNya yang lebih baik. Boleh jadi sipolan memang tidak sedar akan kejahilannya. Boleh jadi juga sipolan itu satu ujian untuk kita – provokasi supaya kita berfikir. Ada pelbagai kemungkinan.

Segalanya datang bersama ujian. Hidup ini juga satu ujian. Setiap dari kita diuji dengan pelbagai cara yang berbeza dan setiap dariNya adalah penuh hikmah dan sesuai dengan kemampuan kita. Ilmu yang kita ada pun satu ujian untuk kita. Layakkah kita memalukan, menjatuhkan maruah, dan menghakimi sesama manusia dengan ilmu milik Allah - bila kita juga hanyalah seorang hamba? Dakwah perlu berhikmah dan kekerasan jika tidak kena pada caranya, tidak menyampaikan sebarang kebaikan.

Teringatkan doa Rasullah: “Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang dari dua Umar; dengan Umar Al-Khathab atau dengan Amr bin Hisham (Abu Jahal).” (HR At-Tirmidzi). Lalu Allah mengabulkan doa Baginda dengan keislaman Umar Al-Khattab.

Tentangan terhadap Islam dan isu akhlak pada awal perjuangan Islam lebih hebat dan dasyat daripada yang kita lihat hari ini. Tapi Rasulullah tidak pernah memberikan komen-komen yang merendahkan sesiapapun. Malah Rasulullah mendoakan semoga mereka beroleh hidayah Allah.

Apa salahnya kita pun mencontohi Rasulullah... Daripada kita mencemuh, lebih baik kita mendoakan semoga mereka dan diri kita juga beroleh hidayah Allah. Hidayah Allah itu amat besar dan Allah itu Maha Pengampun. Selagi belum ajal, tiada apa yang pasti. Dan kita akan diuji dengan apa yang kita katakan dan apa yang kita tuliskan...

*** Sebagai ingatan kepada diri sendiri... Semoga hati berhenti membenci dan mencaci... Semoga sipolan yang Allah uji dengan kepintaran dan bakat, kembali mencintaiNya dan berbakti ke jalan dakwah. Amiin. ***

Wassalam.

Comments

Anonymous said…
Amin meaning in malay Perkenankan lah..so perkenankan lah to whom?
kenapa tak habiskan or lebih sopan Amin Ya ALLAH meaning perkenankan lah Ya ALLAH...

Wallahualam..

D.H
'Aini said…
^___^ Thank you for your opinion. Ada betulnya... Saya tak terfikir pun. Biasanya dihujung Al-Fatihah pun di-amiin-kan sahaja... But Yes, Amiin Ya Allah, sounds much much better.

Popular posts from this blog

Goodbye Ben Jern

Oh my... another good bye. Why laaaaaaaaaa~!

Today, we bid farewell and we wish a great future to our one and only Loh Ben Jern of #BenHafiz FlyFM. Our heroes of insanity.
It's the final 30 minutes of flying with Ben's craziness... So sad! Huhuhuhuhu. Ben Jern has been on air since 10 PM last night - slumber party katanya - and I only sleep 3 hours plus, listening to him sambil kemas barang.
I know, some of you might think: "What is wrong with this girl, crying over a DJ...". Clearly, you don't know Ben, you never listen to these #FunnyBigBoys #BenHafiz and you never listen to Mrs. Boopathy and Pak Jamil or their Krappi Call. They are the only person on earth who can make Malaysians do *obviously* crazy stuff over a phone call. Hahahaha. Ben is the most adorable talking goat. LOL!


*** They are airing the Grandmother of All Krappi Call again - where Ben finally got krappi-ed *** I was laughing madly in the car earlier this morning... And then I cried. Oh it was su…

Celebrate the Love: Bones and Booth

I have exam at 2 pm today and I've been burning the midnight oil. But I really really really want to share this: Bones and Booth's wedding vow. Well sort of wedding conversation, actually.
I love them and I am happy that the characters finally get their happy ending.

To Bones, the coolest geek I ever known, and to Booth, congratulations!


Booth: "You know, I worked really, really hard on my vows, but you know, now that we're here—look, hey, do you remember the last time that we were here, standing right around this spot? It was right in the beginning, before we really knew each other. I was trying to get away from you, because you were irritating me, and you chased me down and you caught up to me. I said to you, 'Listen, I just have to get all my ducks in a row,' right, and then you said to me, [Brennan: "I can be a duck."]. Yeah. We had been chasing each other for a long time, been chasing each other through wars and serial killers and ghosts and sn…

It's Just a Day

Today is another tough day. Well, it feels tougher - but I have survive many days like this.
A colleague blow up on me. I irate a colleague badly today. That's the beginning of everything: people starts being honest and the truth come flooding.
I don't know - I really don't know - how I could have offended other people. I am the type who either stand in or walk away. I was scolded, I was put on my place, and I have had arguments. I am aware of that.
But most of the time, I am just here, sitting at my cubicle, doing my job. I thought if I talk less, comment less, gossip less, it would lessen the probability of any inconvenience caused by my personality. Oh yes, I am aware that I am a difficult person. That's why I choose to stay away from other people when the going got tough.
So self-aware and crying, I sent this to the closest colleague: If I have wronged you, tell me. So that I can apologize properly. If I have flaws, tell me. So that I can improve. Please do not resen…